Blog Seorang Guru SD Untuk Berbagi Secara Online

Sifat-Sifat Operasi Hitung Matematika Kelas 4 SD

Pengetahuan Matematika yang akan dijelaskan dalam artikel ini adalah berkenaan dengan sifat-sifat operasi hitung yang disertai dengan contoh dan soal latihannya. Dimana, sifat operasi hitung dibagi menjadi 3 yakni sifat komutatif (pertukaran), sifat assosiatif (pengelompokkan), dan sifat distributif (penyebaran).
Namun, yang akan dijelaskan disini hanya dua sifat operasi hitung yakni komutatif dan assosiatif. Sementara pada sifat distributif akan ditambahkan pada artikel yang lain, misalnya pembahasan sifat operasi hitung untuk kelas 5 SD.

Sifat-Sifat Operasi Hitung Matematika Kelas 4 SD


Sifat Komutatif
Sifat komutatif disebut juga sebagai sifat pertukaran. Dalam matematika, sifat komutatif ini berlaku pada penjumlahan dan perkalian, sementara untuk pembagian dan pengurangan tidak berlaku. Dimana, jika dua bilangan itu dijumlahkan maupun dikalikan dan posisi untuk tempatnya ditukar maka hasilnya akan tetap sama.
1. Sifat Komutatif pada Penjumlahan
Contoh
Secara umum, rumus yang digunakan untuk sifat komutatif pada penjumlahan dapat ditulis:
a + b = b + a
contoh :
24 + 32 = 56, akan sama hasilnya dengan 32 + 24 yakni 56.
Sehingga, 24 + 32 = 32 + 24 = 56.

2. Sifat Komutatif pada Perkalian
Sifat komutatif juga berlaku pada perkalian. Dimana, jika dua bilangan dikalikan kemudian posisinya dibalik maka hasilnya akan tetap sama.
Secara umum, rumus yang digunakan untuk sifat komutatif pada perkalian dapat ditulis:
a x b = b x a
contoh :
35 x 10 = 350, hasilnya sama dengan 10 x 35 yakni 350.
Sehingga, 35 x 10 = 10 x 35 = 350.

Sifat Assosiatif
Sifat assosiatif disebut pula sebagai sifat pengelompokkan. Dimana sifat ini sama halnya dengan sifat komutatif, sifat assosiatif juga berlaku pada penjumlahan dan perkalian.
1. Sifat assosiatif pada penjumahan
Penjumlahan yang dilakukan melalui proses pengelompokan secara di bolak-balik, hasilnya akan tetap sama.
Secara umum, rumus yang digunakan untuk sifat assosiatif pada perkalian dapat ditulis:
(a + b) + c = a  + (b + c)
Contoh :
- (23 + 34) + 41 = …
= 57 + 41
= 98

- (23 + 41 ) + 34 = …
= 64 + 34
= 98

- (41 + 34) + 23 = …
= 75 + 23
= 98
Dari ketiga pengerjaan di atas, hasilnya sama yakni 98. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa (23 + 34) + 41 = (23 + 41) + 34 = (41 + 34) + 23 = 98.

2. Sifat assosiatif pada perkalian
Secara umum, rumus yang digunakan untuk sifat assosiatif pada perkalian dapat ditulis :
(a x b) x c = a  x (b x c)
Contoh :
- (20 x 30) x 40 = …
= 600 x 40
= 24.000
Dari kedua pengerjaan di atas hasilnya sama yakni 24.000.
Sehingga, (20 x 30) x 40 = 20 x (30 x 40) = 24.000

Agar kalian bisa lebih memahami yang berkaitan dengan sifat operasi hitung. Silahkan kerjakan beberapa soal di bawah ini ya!

Isilah titik-titik di bawah ini dengan benar!
1. 25 + 72 = ... + 72 = ....
2. 72 + 11 = 11 + ... = ....
3. 46 + ... = ... + 46 = 128
4. (34 + 22) + 51 = ... + (51 + 34) = ....
5. 35 + (36 + 25) = (36 + ...) + 25 = ....
6. 15 x 21 = 21 x … = …
7. … x 24 = … x 52 = …
8. 45 x 25 = … x … = …
9. 10 x … = … x … = 150
10. … x 20 = … x … = 600

Demikian pengetahuan tentang Sifat-Sifat Operasi Hitung Matematika Kelas 4 SD. Semoga bermanfaat!!!

0 comments:

Post a Comment