Blog Seorang Guru SD Untuk Berbagi Secara Online

Mengenal Tumbuhan Langka di Indonesia

Tumbuhan Langka di Indonesia : Berbicara tentang tumbuhan memang tak asing lagi bagi kita semua. Pasalnya, tumbuhan adalah satu makhluk hidup yang keberdaannya sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia. Namun, tahukah Anda jika ada tumbuhan langka di Indonesia? Disebut sebagai tumbuhan langka, karena keberadaannya sudah mulai berkurang, termasuk di wilayah Indonesia yang kita tempati sekarang ini.
Kira-kira, apa saja sih tumbuhan yang sudah langka di Indonesia? Berdasarkan informasi dari beberapa sumber, yang termasuk sebagai tumbuhan langka yang ada di Indonesia diantaranya adalah tumbuhan bayur, tumbuhan bantal sulam, raflesia arnoldii, tengkawang, cendana. Yang sebenarnyanya masih banyak tumbuhan langka lainnya.
Namun, kali ini kami hanya akan menyajikannya beberapa saja yang telah disebutkan di atas. Untuk gambaran dari tumbuhan langka yang ada di Indonesia bisa Anda perhatikan di bawah ini!
 
Mengenal Tumbuhan Langka di Indonesia
Gambar dari berbagai sumber via Google

Keterangan gambar :
1. Tumbuhan Bayur                4. Tengkawang
2. Tumbuhan bantal sulam     5. Cendana
3. Raflesia Arnoldi

Selanjutnya, Anda juga bisa baca penjelasannya secara singkat di bawah ini tentang beberapa jenis tumbuhan tersebut.
1. Bayur
Bayur dengan nama latinnya adalah “pterosperium javanicum jungh” merupakan tumbuhan yang tingginya bisa mencapai 59 meter dengan diameternya sekitar 45 sentimeter yang biasa digunakan untuk bahan bangunan. Tumbuhan ini berada di daerah pegunungan, yakni di kawasan batu gamping dengan ktinggian 600 m di atas permukaan air laut.

2. Bantal sulam
Bantal sulam adalah sejenis pohon dengan tumbuhnya bisa mencapai sekitar 45 meter. Tumbuhan bantal sulam ini kira-kira mempunyai batang yang berdiameter 45 sentimeter. Biasanya, tumbuhan ini hidup di suatu wilayah atau daerah rawa gambut dengan ketinggiannya seribu meter di atas permukaan air laut. Nama latin dari tumbuhan bantal sulam adalah “palaquium walsurifolium” yang tersebar di daerah Kalimantan Timur, Sumatera, dan juga Malaysia. Selain itu, tumbuhan ini juga dikenal dengan sebutan nyato, nyatoh, margetahan, dan beitis.

3. Raflesia Arnoldii
Rafflesia arnoldii atau juga disebut sebagai padma raksasa adalah tumbuhan yang tidak bisa melakukan proses fotosintesis (pembuatan makanan sendiri) sehingga tumbuhan ini pun mengambil nutrisinya dari pohon inang. Berdasarkan sejarahnya, nama tumbuhan ini juga diambil dari gabungan nama penemunya yakni Raffles dan Arnold. Perlu diketahui, bahwa ketika bunga ini mekar maka diameternya bisa menjadi 70-100 sentimeter dengan ketingggiannya hingga 50 sentimeter dan beratnya juga mencapai 11 kilogram. Raflesia Arnoldii seringkali ditemukan di beberapa lokasi yakni Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Padang Guci Kab.Kaur Bengkulu, Taman Nasional Kerinci Seblat, dan di Pusat Pelatihan Gajah Seblat di Kab. Bengkulu Utara.

4. Tengkawang
Tengkawang adalah salah satu pohon yang tumbuh di hutan Kalimantan Barat (Kalbar). Dimana, tumbuhan yang mulai dibudidayakan pada tahun 1881 ini merupakan tumbuhan yang buahnya menjadi penghasil minyak yakni minyak nabati. Tengkawang ini merupakan tumbuhan yang termasuk dalam genus Shorea (meranti) dan dijadikan pula sebagai maskot dari Kalbar.

5. Cendana
Cendana atau juga ‘cendana wangi’ adalah pohon yang menghasilkan kayu cendana dan juga penghasil minyak cendana. Kayu cendana dimanfaatkan untuk digunakan sebagai aromaterapi, campuran parfum, rempah-rempah, dan bahan dupa. Kayu Cendana bisa ditemukan di daerah

Nusa Tenggara Timur (NTT), khususnya di Pulau Timor, dan bisa juga dijumpai di Pulau Jawa dan juga beberapa pulau Nusa Tenggara lainnya.

0 comments:

Post a Comment