Rabu, 17 Mei 2017

Soal Bilangan Bulat Matematika 6 SD Dan Pembahasannya

Soal yang berkaitan dengan bilangan bulat pada mata pelajaran Matematika di kelas 6 SD merupakan sebuah soal yang disajikan untuk digunakan sebagai bahan pembelajaran. Harapannya, soal tersebut bisa memberikan manfaat kepada siapapun yang ingin belajar secara online.

Soal Bilangan Bulat Matematika 6 SD Dan Pembahasannya

Adapun contoh Soal Bilangan Bulat Matematika 6 SD Dan Pembahasannya dapat Anda perhatikan dan pelajari di bawah ini.

Soal Bilangan Bulat
1. 20 × 40 – (45 + 215 + 124) = …
Pembahasan :
= 20 × 40 – (45 + 215 + 124)
= 800 – (384)
= 416
Jadi, hasil dari 20 × 40 – (45 + 215 + 124) adalah 416.

2. Hasil dari 2.688 : 16 × (–8) adalah …
Pembahasan :
= 2.688 : 16 × (–8)
= 168 x (-8)   Positif kali negatif hasilnya negatif
= -1.344
Jadi, hasil dari 2.688 : 16 × (–8) adalah -1.344.

3. FPB dari 18 dan 36 adalah …
Pembahasan :
18 = 2 x 32
36 = 22 x 32
FPB     = 2 x 32
            = 2 x 9
            = 18
Jadi, FPB-nya adalah 18.

4. KPK dari 30, 48, dan 50 adalah …
Pembahasan :
30 = 2 x 3 x 5
48 = 24 x 3
50 = 2 x 52
KPK    = 24 x 3 x 52
            = 16 x 3 x 25
            = 1.200
Jadi, KPK dari 30, 48, dan 50 adalah 1.200.

5. Pak Jono adalah petani buah. Ketika Pak Jono panen, Dia menyisihkan 32 pepaya, 56 tomat, dan 72. Pak Jono mau membagikan buah-buahan itu kepada kepada saudaranya dengan jumlah dan jenis buah yang sama banyak. Berapa jumlah saudara Pak Jono yang akan diberi buah?
Pembahasan :
Untuk mengerjakan soal di atas adalah dengan mencari FPB.
FPB dari 32, 56, dan 72 adalah 8.
Jadi, jumlah saudara Pak Jono yang akan diberi buah adalah 8 orang.

Apakah Anda sudah bisa memahami tentang Soal Bilangan Bulat Matematika 6 SD Dan Pembahasannya yang diinformasikan di atas? Jika sudah, sebelum Anda meninggalkan halaman ini. Alangkah baiknya Anda baca dulu terkait dengan pembelajaran Matematika di sekolah. Hal ini penting agar Anda mampu memahami apa sih sebenarnya tujuan matematika di ajarkan di sekolah? Dan kompetensi apa yang diharapkan setelah Anda mempelajari Matematika?

Pembelajaran Matematika di Sekolah
Tema pengembangan dalam Kurikulum 2013 atau sering dikenal dengan istilah Kurtilas adalah kurikulum yang bisa menghasilkan insan Indonesia menjadi insan yang produktif, kreatif, inovatif, melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi dalam rangka mewujudkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, dan inovatif.
Pada umumnya pembelajaran matematika memiliki tujuan supaya peserta didik mempunyai kecakapan maupun juga kemahiran dalam bidang matematika. Kecakapan maupun kemahiran matematika adalah sebagai bagian dari kecakapan hidup yang meski dimiliki oleh para peserta didik. Khususnya, dalam pengembangan penalaran, komunikasi, dan juga pemecahan masalah (problem solving) yang dihadapi di dalam kehidupan sehari-hari peserta didik.
Pada Kurikulum 2013 khususnya untuk jenjang SD/MI, terdapat suatu perubahan pada pembelajaran matematika yakni konsep pembelajaran yang terpadu tematik integratif dengan mata pelajaran yang lainnya dan berlaku dari kelas I hingga kelas VI.
Pada dasarnya, pembelajaran matematika di SD/MI tersebut diarahkan untuk mendorong terhadap peserta didik untuk mencari tahu dari berbagai sumber, mampu merumuskan suatu masalah bukan hanya menyelesaikan masalah sederhana yang terjadi di dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, pembelajaran diarahkan guna melatih para peserta didik untuk berpikir logis dan kreatif, bukan hanya sekedar berpikir mekanistis serta mampu bekerja sama dan berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah.
Pendidikan matematika yang diajarkan di sekolah diharapkan bisa memberikan kontribusi dalam memberikan dukungan dukungan untuk mencapai kompetensi lulusan pendidikan dasar dan juga pendidikan menengah yakni melalui pengalaman belajar, supaya peserta didik mampu:
1. Memahami konsep dan menerapkan prosedur matematika dalam kehidupan sehari-hari.
2. Membuat generalisasi berdasarkan pola, fakta, fenomena atau data yang ada.
3. Melakukan operasi matematika untuk penyederhanaan, dan analisis komponen yang ada.
4. Melakukan penalaran matematis yang meliputi membuat dugaan dan  memverifikasinya.
5. Memecahkan masalah dan mengomunikasikan gagasan melalui simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah.
6. Menumbuhkan sikap positif seperti sikap logis, kritis, cermat, teliti, dan tidak mudah menyerah dalam memecahkan masalah. (Kemdikbud, 2016)

Demikian informasi yang bisa disampaikan. Semoga bermanfaat!!!

Artikel Terkait

Soal Bilangan Bulat Matematika 6 SD Dan Pembahasannya
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email