Kamis, 13 April 2017

Kerja Sama Negara-negara Asia Tenggara

Dalam hidup bernegara perlu adanya hubungan kerja sama yang saling menguntungkan. Juga saling menghargai, dan menghormati di antara negara-negara.  Negara-negara di kawasan Asia Tenggara tentu memiliki kesamaan tujuan, untuk kepentingan bersama. Bentuk hubungan kerja sama antarnegara di kawasan Asia Tenggara meliputi hubungan di bidang politik dan keamanan, ekonomi, serta fungsional.
Kerja Sama Negara-negara Asia Tenggara

1. Stabilitas Kawasan (Bentuk Kerja Sama Politik dan Keamanan)
Setiap negara menginginkan rakyatnya sejahtera, maju, dan berkembang. Keinginan tersebut dapat terwujud apabila negara dalam keadaan aman dan tenteram. Oleh karena itu perlu adanya  stabilitas keamanan di kawasan Asia Tenggara untuk kepentingan bersama. Stabilitas keamanan yang tetap terkendali sangat mendukung program nasional bagi negara-negara anggota ASEAN. Untuk menjaga stabilitas di kawasan Asia Tenggara, telah dirumuskan kesepakatan bersama, di antaranya:
a. Perjanjian mengenai Kawasan Damai, Bebas, dan Netral atau Zone of Peace, Freedom, and Neutrality (ZOPFAN) atau dikenal dengan istilah Deklarasi Kuala Lumpur pada tanggal 27 November 1971.
b. Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama di Asia Tenggara (Treaty of Amity and Cooperation in South East Asia) pada tanggal 24 Februari 1976 di Bali.
c. Perjanjian Kawasan Bebas Nuklir pada tanggal 15 Desember 1997 di Bangkok.
d. Komunitas Keamanan ASEAN pada tanggal 7 Oktober 2003 di Bali.
Kesepakatan bersama itu bertujuan agar di kawasan negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) dalam keadaan aman, damai, dan terkendali. Tahukah kamu, bahwa senjata nuklir merupakan senjata pemusnah? Maka, perlu adanya kesepakatan dan kerja sama antarnegara anggota untuk hal-hal sebagai berikut:
a. tidak membuat dan mengembangkan senjata nuklir
b. tidak memiliki senjata nuklir
c. dilarang menjadi tempat persinggahan senjata nuklir.
d. dilarang mengadakan uji coba senjata nuklir.
Senjata nuklir merupakan senjata yang sangat membahayakan kehidupan manusia. Dan dapat merusak lingkungan alam. Sehingga perlu adanya hubungan kerja sama antarnegara-negara di kawasan Asia Tenggara dalam mengatasi masalah nuklir ini. Untuk itu pada tanggal 27 November 1971 telah ditandatangani perjanjian persahabatan dan kerja sama. Untuk meningkatkan kerja sama politik dan keamanan telah dibentuk suatu forum yaitu ARF (ASEAN
Regional Forum). Bahkan forum ini juga melibatkan negara di luar kawasan Asia Tenggara. Seperti Australia, Jepang, Amerika, dan Korea.

2. Bentuk Kerja Sama Ekonomi
Setiap negara pasti berupaya agar ekonomi negaranya selalu tumbuh dan berkembang dengan baik. Tujuannya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakatnya agar lebih sejahtera. Beberapa bentuk kerja sama yang dilakukan antara lain:
a. Mendirikan proyek industri bersama seperti pabrik pupuk, mesin diesel, dan abu soda.
b. AFTA (Asean Free Trade Area) yaitu kawasan perdagangan bebas.
c. IRRI (International Rice Research Institute) penelitian bidang pertanian.
d. Pengembangan jaringan transportasi.
e. Mendorong peran investor (penanam modal) agar menanamkan modalnya untuk pengembangan sektor ekonomi.
f. Membentuk pengembangan kawasan di bidang pariwisata, perikanan, dan perkebunan.

3. Kerja Sama Fungsional
Selain bidang ekonomi juga dijalin kerja sama bidang sosial dan budaya. Sejak tahun 1987 istilah sosial budaya berubah menjadi kerja sama fungsional kawasan Asia Tenggara. Kerja sama fungsional ini lebih luas. Meliputi sosial, kebudayaan, pendidikan, kesehatan, pembangunan, pengetahuan dan teknologi. Juga lingkungan hidup, wanita, pemuda, dan penanggulangan bencana alam serta narkoba.

Demikian materi ajar PKn tentang Organisasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN) yang bersumber dari Buku Bse Pendidikan Kewarganegaraan Kelas 6 SD. Selamat belajar dan semoga sukses!!!

Artikel Terkait

Kerja Sama Negara-negara Asia Tenggara
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email