Blog Seorang Guru SD Untuk Berbagi Secara Online

Materi IPA 6 SD : Tumbuhan Langka di Indonesia

Materi IPA 6 SD tentang Tumbuhan Langka di Indonesia : Sebagaimana Hewan yang terdapat di Indonesia dan sudah ada yang mengalami kelangkaan karena hampir punah. Beberapa jenis tumbuhan yang di Indonesia pun juga sudah mulai langka keberadaannya.

Adapun beberapa jenis tumbuhan yang sudah mulai langka di Indonesia adalah sebagai berikut.
Kayu manis, rotan, dan hutan bakau atau mangrove
Tumbuhan Langka di Indonesia
Hutan Mangrove
Kayu manis, rotan, dan juga hutan bakau atau mangrove, adalah beberapa jenis tumbuhan langka yang terdapat di Pulau Jawa dan juga Pulau Bali.

Pohon Kosambi dan Kayu Putih
Tumbuhan Langka di Indonesia
Kayu Putih
Pohon kosambi sebagai pohon penghasil minyak gosok yang terdapat di Makasar, dan pohon penghasil minyak kayu putih dan juga hutan mangrove yang berada di Nusa Tenggara dan Maluku.

Anggrek hitam, Meranti, Damar, dan Ulin
Tumbuhan Langka di Indonesia
Damar

Anggrek hitam, Meranti, Damar, dan Ulin merupakan beberapa contoh tumbuhan yang terdapat di daerah Kalimantan.

Bunga Rafflesia
Tumbuhan Langka di Indonesia
Bunga Rafflesia
Bunga Rafflesia yang merupakan bunga paling besar di dunia. Tumbuhan Bunga Rafflesia ini berasal dari Pulau Sumatra.

Apa yang terjadi apabila tumbuh-tumbuhan tersebut mengalami kepunahan? Sebenarnya masih banyak lagi tumbuhan lainnya yang sudah mengalami kelangkaaan. Cobalah kalian cari informasi tersebut dari buku, majalah, koran, televisi, radio, atau media lainnya.

Demikian penyajian Materi IPA Kelas 6 SD tentang Tumbuhan Langka di Indonesia, yang bersumber dari Buku Bse Ilmu Pengetahuan Alam SD dan MI Kelas VI. Selamat belajar dan semoga sukses!

Materi IPA 6 SD : Hewan Langka di Indonesia

Materi IPA 6 SD tentang Hewan Langka di Indonesia :  Negara Indonesia mempunyai wilayah yang sangat luas, mulai dari bagian timur hingga bagian barat. Sehingga, hewan di Indonesia sangat banyak dan juga memiliki beragam macamnya. Namun, jumlah penduduk Indonesia yang terus meningkat. Bencana alam yang juga sering menimpa negara kita secara terus-menerus, mengakibatkan beberapa jenis hewan sudah mulai langka.

Adapun beberapa hewan langka di Indonesia adalah sebgai berikut.
Buaya Sinyulong
Hewan Langka di Indonesia
Buaya Sinyulong
Buaya Sinyulong semakin langka diakibatkan karena kebakaran dan juga pembukaan lahan di habitatnya yang berupa hutan rawa. Hewan Buaya Sinyulong ini terdapat di Pulau Sumatra.

Jalak Bali
Hewan Langka di Indonesia
Jalak Bali
Jalak Bali terancam mengalami kepunahan karena diakibatkan adanya pembukaan hutan untuk pembangunan yang pesat. Hewan Jalak Bali ini terdapat di Pulau Bali.

Macan Tutul Jawa
Hewan Langka di Indonesia
Macan Tutul Jawa
Macan Tutul Jawa terancam mengalami kepunahan karena pembukaan hutan untuk pembangunan yang sangat pesat. Hewan Macan Tutul Jawa ini terdapat di Pulau Jawa.

Harimau Sumatra
Hewan Langka di Indonesia
Harimau Sumatra
Harimau Sumatra sudah mulai langka, namun hewan ini masih saja diburu secara liar.


Bekatan Kahau, Jelutung, dan Orangutan
Hewan Langka di Indonesia
Bekatan dan Orangutan
Bekatan kahau, jelutung, dan juga orangutan telah terancam punah karena pembukaan hutan untuk lahan perkebunan yang sering dilakukan dengan cara membakar hutan. Hewan Bekatan kahau, jelutung, dan juga orangutan ini terdapat di Pulau Kalimantan.

Kasturi Kepala Hitam
Hewan Langka di Indonesia
Kasturi Kepala Hitam
Kasturi kepala hitam, semakin menyusut yang diakibatkan karena penangkapan dan perdagangan liar. Hewan Kasturi kepala hitam ini terdapat di Papua.

Anoa, Burung Rangkong, Krabuku kecil, dan Maleo Senkawor
Hewan Langka di Indonesia
Anoa dan Maleo
Hewan-hewan tersebut terancam punah, antara lain disebabkan karena adanya perburuan liar juga dan pengrusakan hutan. Hewan-hewan ini terdapat di Pulau Sulawesi.

Demikian penyajian Materi IPA Kelas 6 SD tentang Hewan Langka di Indonesia, yang bersumber dari Buku Bse Ilmu Pengetahuan Alam SD dan MI Kelas VI. Selamat belajar dan semoga sukses!

Rangkuman Materi dan Soal IPA 6 SD - Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Ekosistem

Sebelum kamu mengerjakan beberapa latihan soal tentang Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Ekosistem. Alangkah baiknya terlebih dulu kamu pelajari Materi tentang Kegiatan Manusia yang Memengaruhi Keseimbangan Alam atau Ekosistem dan Pemanfaatan Hewan dan Tumbuhan oleh Manusia. Selanjutnya, kamu juga silahkan pelajari dulu rangkuman materi tentang Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Ekosistem.

Rangkuman Materi Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Ekosistem
1. Kerusakan hutan yang disebabkan oleh manusia yaitu penebangan hutan terus-menerus.
2. Perburuan hewan yang terus-menerus dapat memusnahkan hewan.
3. Penangkapan ikan di laut dengan bahan peledak dapat merusak terumbu karang.
4. Penggunaan pupuk yang berlebihan dapat menimbulkan tumbuhnya gulma dengan cepat.
5. Manusia sering menggunakan kayu dari tumbuhan untuk kebutuhan hidupnya, contohnya rumah, kursi, dan meja.
6. Manusia sering menggunakan bagian tubuh hewan untuk obat dan hiasan.
7. Perbuatan manusia yang tidak bertanggung jawab, seperti penebangan liar dapat menimbulkan kerusakan hutan. Selain itu, tumbuhan dan hewan jadi langka.
8. Manusia harus melestarikan hewan dan tumbuhan.

Nah, sekarang silahkan kalian kerjakan beberapa soal latihan tentang Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Ekosistem.

A. Pilih jawaban yang paling tepat!
1. Penebangan hutan yang terus-menerus dapat menimbulkan . . . .
a. rusaknya hutan        c. hujan lebat
b. panas terik               d. angin kencang

2. Penangkapan ikan di laut dengan menggunakan bahan peledak dapat menimbulkan rusaknya . . . .
a. air laut                     c. pasir pantai
b. terumbu karang       d. tanaman pantai

3. Makhluk hidup yang tidak termasuk anggota ekosistem hutan adalah . . . .
a. pohon jati                c. ular
b. harimau                   d. padi

4. Pupuk yang dibuat dari bahan alami adalah . . . .
a. urea                          c. NPK
b. kompos                    d. ZA

5. Padi, ular, siput, tikus, dan air termasuk ke dalam ekosistem  . . . .
a. laut                          c. sawah
b. ladang                     d. hutan

6. Jika pemupukan di lahan pertanian terlalu banyak akan mengakibatkan . . . .
a. buah-buahan di pohon sangat lebat
b. tanah akan subur terus
c. pohon-pohon akan berdaun rimbun
d. pencemaran air di sekitar lahan pertanian

7. Pestisida yang termakan oleh kita berasal dari . . . .
a. sayuran dan buah-buahan yang tidak dicuci
b. alat makanan yang tidak dicuci
c. sayuran dan buah-buahan yang dicuci
d. alat makanan yang dicuci

8. Perbuatan manusia yang dapat menimbulkan beberapa hewan menjadi langka adalah . . . .
a. penebangan hutan terencana
b. perburuan hewan yang terus-menerus
c. penggunaan pestisida yang berlebihan
d. penggunaan pupuk yang berlebih

9. Berikut ini adalah hewan yang langka, kecuali . . . .
a. orang utan               c. badak
b. kuda                        d. gajah

10. Berikut ini produk-produk yang sesuai dengan asal hewannya, kecuali . . . .
Rangkuman Materi dan Soal IPA 6 SD - Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Ekosistem


B. Salin dan lengkapi titik-titik berikut ini dengan benar!
1. Penangkapan ikan dengan bahan peledak dapat merusak . . . .
Jawab : ……………..

2. Kipas dapat dibuat dari kayu . . . .
Jawab : ……………..

3. Contoh jenis tumbuhan langka yang banyak digunakan kayunya adalah . . ., . . ., dan . . . .
Jawab : ……………..

4. Bunga langka di Indonesia yang terkenal di dunia adalah . . . .
Jawab : ……………..

5. Hewan langka yang gadingnya dibuat tiruan adalah   . . . .
Jawab : ……………..

C. Jawab pertanyaan berikut dengan jelas dan singkat!
1. Kebutuhan pokok manusia adalah tumbuhan dan hewan.
Jawab : ……………..

2. Tuliskan kegiatan manusia yang dapat menimbulkan rusaknya hutan!
Jawab : ……………..

3. Tuliskan cara-cara melestarikan tumbuhan dan hewan!
Jawab : ……………..

4. Jika hutan yang ada di Indonesia rusak semuanya, apakah yang akan terjadi?
Jawab : ……………..

5. Jelaskan bagaimana pestisida dapat termakan oleh manusia? Bagaimana caranya agar tumbuhan dan hewan tetap ada?
Jawab : ……………..

Demikian penyajian Rangkuman Materi dan Soal IPA 6 SD tentang Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Ekosistem, yang bersumber dari Buku Bse Ilmu Pengetahuan Alam SD dan MI Kelas VI. Selamat belajar dan semoga sukses!

Materi IPA 6 SD : Pemanfaatan Hewan dan Tumbuhan oleh Manusia

Materi IPA 6 SD tentang Pemanfaatan Hewan dan Tumbuhan oleh Manusia : Manusia banyak sekali yang memanfaatkan hewan dan tumbuhan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pemanfaatan terhadap hewan dan tumbuhan harus dilakukan secara wajar dan sesuai dengan aturan. Karena apabila dilakukan secara liar, akan merusak terhadap eksosistem yang ada.

Pemanfaatan Hewan
Coba kamu perhatikan alat-alat keperluan sehari-hari atau juga hiasan-hiasan, apakah barang-barang tersebut ada yang bahannya berasal dari hewan?
Perburuan liar yang dilakukan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab karena secara sengaja untuk membunuh hewan-hewan itu guna dimanfaatkan bagian-bagian tubuhnya. Misalnya, perburuan terhadap gajah untuk diambil gadingnya atau juga hewan macan tutul untuk diambil kulitnya.
 
Materi IPA 6 SD : Pemanfaatan Hewan dan Tumbuhan oleh Manusia
Contoh Hiasan Gading Gajah
Gading gajah digunakan untuk beberapa jenis hiasan. Buaya dan juga ular diburu untuk diambil kulitnya yang akan dgunakan sebagai bahan tas atau sepatu. Badak Jawa juga diburu untuk diambil culanya, karena dianggap berkhasiat menyembuhkan penyakit.
Hewan tersebut semuanya adalah termasuk hewan langka. Jadi, apabila terus-menerus diburu, maka lama-kelamaan hewan tersebut akan musnah. Dengan begitu, penggunaan bagian-bagian  tubuh hewan-hewan langka itu dilarang keras oleh pemerintah.
Bagaimana cara yang harus dilakukan untuk melestarikan hewan-hewan langka tersebut? Usaha-usaha yang harus kita lakukan guna melestarikan hewan-hewan langka itu adalah sebagai berikut:
1. Tidak boleh berburu hewan sembarangan.
2. Hewan-hewan langka harus dilindungi  dari perburuan liar.
3. Hewan langka dibudidayakan.
4. Untuk mengurangi perburuan gajah, dibuat gading tiruan.

Pemanfaatan Tumbuhan
Selain memanfaatkan hewan, manusia pun juga banyak memanfaatkan tumbuhan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Tumbuhan apa saja yang seringkali dimanfaatkan oleh manusia?
Bagian tumbuhan di hutan yang banyak digunakan oleh manusia adalah kayunya. Kayu jati biasa digunakan untuk bahan bangunan rumah, kursi, tempat tidur, dan juga lemari. Kayu meranti, kamper, dan mahoni umumnya digunakan oleh manusia untuk bahan bangunan rumah atau gedung.
 
Materi IPA 6 SD : Pemanfaatan Hewan dan Tumbuhan oleh Manusia
Contoh Pemanfaatan Kayu
Tumbuhan bisa digunakan kayunya setelah tumbuhan itu tumbuh selama puluhan tahun. Misalnya saja kayu jati usianya hingga puluhan tahun. Jadi, apabila kamu menanam jati sekarang, kamu baru bisa menggunakannya pada 20 tahun kemudian. Sementara itu kebutuhan manusia terus saja mengalami peningkatan, apalagi dengan pertumbuhan penduduk juga yang semakin banyak. Apa yang harus dilakukan untuk mencegah punahnya tanaman-tanaman yang langka tersebut? Tanaman langka yang seringkali digunakan oleh manusia harus dilestarikan.
Cara melestarikan tumbuhan langka adalah sebagai berikut.
1. Tidak menebang pohon sembarangan.
2. Penanaman kembali tanaman yang telah dimanfaatkan atau peremajaan tanaman.
3. Pemeliharan tanaman dengan benar.
Selain kayu, bagian-bagian dari tumbuhan lainnya juga banyak yang dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Misalnya saja pohon tebu diambil batangnya untuk diolah menjadi gula pasir, atau juga pohon karet yang diambil getahnya untuk diolah menjadi bahan dasar pembuatan barang-barang dari karet.

Demikian penyajian Materi IPA Kelas 6 SD tentang Pemanfaatan Hewan dan Tumbuhan oleh Manusia, yang bersumber dari Buku Bse Ilmu Pengetahuan Alam SD dan MI Kelas VI. Selamat belajar dan semoga sukses!

Materi IPA 6 SD : Kegiatan Manusia yang Memengaruhi Ekosistem atau Keseimbangan Alam

Materi IPA 6 SD tentang Kegiatan Manusia yang Memengaruhi Ekosistem atau Keseimbangan Alam : Indonesia mempunyai kekayaan alam yang banyak, baik dari daratan maupun juga lautan. Contoh kekayaan alam yang berasal dari daratan adalah hutan, sawah, lading. Sementara kekayan dari perairan misalnya adalah kolam, sungai, daratan, dan lautan.
Semua kebutuhan manusia, hewan, maupun juga tumbuhan berasal dari kekayaan alam. Oleh karena itu, tak ada makhluk hidup yang bisa hidup sendiri. Antara tumbuhan dan juga hewan yang hidup di hutan terjadi hubungan saling ketergantungan membentuk sebuah ekosistem. Manusia memanfaatkan hasil hutan, misalnya saja kayu dan rotan. Apakah kegiatan manusia tersebut akan mempengaruhi ekosistem?
Ekosistem bisa terganggu keseimbangannya oleh beberapa kegiatan yang dilakukan manusia, seperti penebangan hutan secara liar, perburuan, dan juga penggunaan bahan kimia yang tak sesuai dengan aturan.
Penebangan hutan dilakukan manusia untuk dimanfaatkan kayunya. Selain itu juga untuk membuat ladang, perkebunan, industri, pertambangan, maupun juga untuk tempat tinggal. Manusia bisa merusak ekosistem hutan misalnya saja dengan cara penebangan pohon secara liar ataupun pembakaran hutan, perburuan secara liar, dan juga penggunaan pupuk yang berlebihan.

Penebangan Pohon secara Liar dan Pembakaran Hutan
Jenis kayu yang biasa digunakan dalam memenuhi kebutuhan manusia, misalnya saja adalah jati, meranti, kamper, dan mahoni. Jenis-jenis kayu itu diambil dari hutan. Adanya penebangan hutan yang secara liar bisa mengakibatkan kerusakan pada tempat hidup tumbuhan maupun juga habitat hewan.
Akibatnya, banyak jenis tumbuhan yang menjadi berkurang sehingga lama kelamaan menjadi langka. Hal itu terjadi karena adanya pengambilan secara terus-menerus namun tidak melakukan penanaman kembali. Tumbuhan yang menjadi langka dampak dari kerusakan habitatnya misalnya saja seperti pohon jati, bunga anggrek, dan bunga rafflesia.
 
Materi IPA 6 SD : Kegiatan Manusia yang Memengaruhi Ekosistem atau Keseimbangan Alam
Contoh Tumbuhan Langka
Hutan berperan sangat penting bagi ekosistem. Di dalam hutan, hidup berbagai jenis hewan dan juga tumbuhan. Hutan menyediakan berbagai jenis makanan, tempat tinggal, dan juga perlindungan bagi hewan- hewan yang ada.
Apabila pohon-pohon ditebang terus, makan sumber makanan untuk hewan-hewan yng hidup di pohon itu akan berkurang atau bahkan menjadi tidak ada, karena hal itu banyak hewan yang kekurangan makanan. Akibatnya, banyak hewan yang musnah dan hewan tersebut menjadi langka.
Selain menebang pohon, manusia juga terkadang membuka lahan pertanian dan juga perumahan dengan cara membakar hutan. Akibatnya, lapisan tanah bisa terbakar, tanah pun menjadi kering dan juga tidak subur. Hewan-hewan tanah tak bisa hidup, Hewan-hewan yang besar banyak yang mencari makan ke tempat lain, bahkan hingga ke pemukiman manusia. Hal ini pun juga bisa merusak keseimbangan ekosistem.

2. Perburuan Hewan secara Terus-Menerus
Tak sedikit dari kegiatan manusia yang bisa merusak keseimbangan ekosistem, misalnya penangkapan ikan di laut dengan racun atau juga bahan peledak. Hal ini bisa mengakibatkan rusaknya terumbu karang. Terumbu karang sebagai tempat hidup ikan-ikan yang masih kecil yang merupakan makanan bagi ikan lebih besar. Penangkan ikan dengan kapal-kapal pukat harimau bisa mengakibatkan penurunan pada jumlah ikan di laut. Sebab, dengan menggunakan pukat harimau akan menjadikan ikan kecil ikut terjaring.
Materi IPA 6 SD : Kegiatan Manusia yang Memengaruhi Ekosistem atau Keseimbangan Alam
Terumbu Karang

Penangkapan secara liar terhadap beberapa hewan, seperti cendrawasih, penyu, badak, dan juga harimau  bisa mengakibatkan hewan-hewan itu menjadi langka. Manusia ada yang melakukan perburuan hewan hanya untuk bersenang-senang. Selain itu, ada juga yang memanfaatkan sebagai bahan makanan, hiasan, atau juga bahan pakaian. Tahukah kamu hewan-hewan langka yang lainnya? Coba kamu perhatikan gambar di bawah ini.
 
Materi IPA 6 SD : Kegiatan Manusia yang Memengaruhi Ekosistem atau Keseimbangan Alam
Contoh Hewan Langka
3. Penggunaan Pupuk yang Berlebihan
Para petani, biasanya melakukan beberapa cara supaya hasil pertaniannya menjadi tetap baik dan banyak. Cara-cara yang dilakukan para petani itu, diantaranya adalah dengan pemupukan dan pemberantasan hama. Pupuk tanaman yang dipakai para petani ada dua macam, yakni pupuk alami dan pupuk buatan.
Pupuk alami adalah pupuk yang dibuat dari bahan-bahan alami, misalnya saja dari kotoran hewan atau dari daun-daunan yang telah membusuk. Pupuk alami dikenal sebagai pupuk kandang atau pupuk kompos.
Pupuk buatan adalah pupuk yang dibuat dari bahan kimia. Contohnya adalah urea, NPK, dan ZA. Tahukah kamu, bagaimana cara penggunaan pupuk tersebut? Penggunaan pupuk buatan itu harus sesuai dengn aturan pemakaian karena bisa memengaruhi terhadap ekosistem. Pupuk buatan yang digunakan secara berlebihan dan jika kena air hujan maka akan larut dan terbawa oleh air ke sungai atau danau. Akibatnya, di tempat itu akan terjadi penumpukan unsur hara sehingga mengakibatkan gulma tumbuh subur. Eceng gondok tumbuh dengan subur hingga bisa menutupi permukaan sungai atau danau. Makhluk hidup dalam sungai atau juga dalam danau itu akan berkurang karena sinar matahari yang dibutuhkan tak sampai ke dasar sungai atau danau.
Untuk memberantas hama, para petani pun juga menggunakan pestisida atau insektisida. Contoh dari penggunaan insektisida yang merusak ekosistem adalah penggunaannya yang tidak tepat waktu, jumlahnya berlebihan, dan juga jenis insektisidanya yang tak sesuai. Penggunaan insektisida dan juga pestisida ini haruslah sesuai ketentuan agar tak membunuh makhluk hidup yang lain, seperti burung atau juga hewan lainnya yang tak merusak tanaman.

Demikianlah penyajian Materi IPA Kelas 6 SD tentang Kegiatan Manusia yang Mempengaruhi Ekosistem atau Keseimbangan Alam, yang bersumber dari Buku Bse Ilmu Pengetahuan Alam SD dan MI Kelas VI. Selamat belajar dan semoga sukses!

Rangkuman Materi dan Soal IPA 6 SD - Cara Perkembangbiakan Makhluk Hidup

Sebelum kamu mempelajari Soal IPA 6 SD tentang Cara Perkembangbiakan Makhluk Hidup. Kamu bisa mempelajari terlebih dahulu Materi IPA 6 SD tentang Perkembangbiakan Hewan dan Perkembangbiakan Tumbuhan.
Selanjutnya, kamu juga bisa mempelajari dulu rangkuman materinya berikut ini.
1. Semua makhluk hidup berkembang biak, artinya memperbanyak diri atau menghasilkan makhluk baru yang sama jenisnya.
2. Pertumbuhan dan perkembangan manusia mengalami tahap-tahap tertentu.
3. Perkembangbiakan manusia dengan cara melahirkan.
4. Pada awal masa pubertas terjadi perubahan pada tubuh. Perubahan tubuh yang terjadi pada laki-laki dan perempuan berbeda.
a. Pada laki-laki, dada menjadi bidang, tumbuhnya jakun, kumis, jambang, bulu pada ketiak, dan betis.
b. Pada perempuan, payudara dan pinggul membesar, dan tumbuhnya rambut pada ketiak.
5. Hewan berkembang biak dengan beberapa cara:
a. bertelur.
b. melahirkan anak.
c. bertelur dan melahirkan.
6. Tumbuhan berkembang biak secara vegetatif dan generatif.
a. Pembiakan secara vegetatif atau pembiakan tak kawin ialah perkembangbiakan dengan bagian tubuh induknya. Pembiakan vegetatif ada 2 jenis, yaitu vegetatif alami dan vegetatif buatan.
1) Vegetatif secara alami, yaitu dengan spora, tunas, umbi batang, umbi lapis, dan tunas adventif;
2) Vegetatif secara buatan, yaitu dengan cangkok, okulasi atau menempel, merunduk, dan menyambung atau enten.
b. Pembiakan secara generatif atau pembiakan secara kawin ialah perkembangbiakan dengan menggunakan biji. Alat perkembangbiakan generatif, dihasilkan melalui peristiwa penyerbukan dan pembuahan, misalnya pada bunga. Penyerbukan terjadi dengan bantuan angin, hewan, dan manusia.
7. Ada beberapa jenis penyerbukan, yaitu penyerbukan sendiri, penyerbukan silang, dan penyerbukan buatan.
8. Tumbuhan berumah satu artinya pada satu tumbuhan terdapat bunga jantan dan bunga betina.
Tumbuhan berumah dua artinya bunga jantan dan bunga betina terpisah pada tumbuhan lain.

Nah, setelah kalian mempelajari rangkuman materinya. Sekarang coba kalian kerjakan soal-soal di bawah ini!

A. Pilih jawaban yang paling tepat!
1. Bayi secara perlahan akan memiliki kemampuan mengisap, menelan, dan memegang, hal ini menunjukkan peristiwa . . . .
a. berkembang biak
b. pertumbuhan
c. reproduksi
d. perkembangan

2. Pada saat bayi lahir tinggi tubuhnya 32 cm, setelah beberapa bulan kemudian tinggi badannya bertambah menjadi 40 cm, ini terjadi karena proses . . . .
a. pertumbuhan
b. perkembangbiakan
c. perkembangan
d. reproduksi

3. Anak laki-laki mengalami perubahan tubuh pada masa pubertasnya, antara lain . . . .
a. rambut menjadi panjang
b. tumbuhnya jakun
c. pinggulnya membesar
d. kaki membesar

4. Anak perempuan mengalami perubahan tubuh pada masa pubertasnya, antara lain . . . .
a. tumbuh jakun
b. suara membesar
c. tumbuh payudara
d. rambut menjadi panjang

5. Andi bahunya menjadi bidang, suaranya mulai membesar, tumbuh kumis. Hal ini menunjukkan ciri-ciri  . . . .
a. anak-anak                c. dewasa
b. remaja                      d. tua

6. Contoh hewan yang berkembang biak dengan melahirkan adalah . . . .
a. ikan                          c. cecak
b. katak                       d. kucing

7. Contoh hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur dan melahirkan adalah . . . .
a. kadal                        c. cecak
b. ayam                        d. katak

8. Contoh hewan yang berkembang biak dengan bertelur adalah . . . .
a. anjing                       c. burung dara
b. kucing                     d. gajah

9. Perhatikan gambar berikut ini. Ini merupakan contoh tumbuhan yang berkembang biak dengan cara . . . .

Rangkuman Materi dan Soal IPA 6 SD - Cara Perkembangbiakan Makhluk Hidup

a. okulasi
b. cangkok
c. menyambung
d. stek

10. Tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas, contohnya . . . .
a. wortel                      c. cocor bebek
b. suplir                       d. lengkuas

B. Salin dan lengkapi titik-titik berikut ini dengan benar!
1. Ciri hewan yang melahirkan pada tubuhnya memiliki kelenjar  . . . .
2. Ikan berkembang biak dengan cara . . . .
3. Tanaman pisang berkembang biak dengan . . . .
4. Manusia berkembangbiak dengan cara . . . .
5. Alat kelamin jantan pada bunga adalah . . . .
6. Bersatunya serbuk sari dengan bakal biji disebut . . . .
7. Penyerbukan dapat dibantu oleh . . ., . . . , dan . . . .
8. Menempelnya serbuk sari pada kepala putik disebut . . . .
9. Perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif ada dua macam, yaitu vegetatif . . . dan vegetatif . . . .
10. Mencangkok termasuk cara berkembang biak secara . . . .

C. Jawab pertanyaan berikut dengan jelas dan singkat!
1. Jelaskan 3 contoh cara berkembang biak tumbuhan secara vegetatif buatan.
Jawab : …………………….

2. Tuliskan tahapan pertumbuhan dan perkembangan pada manusia.
Jawab : …………………….

3. Tuliskan tiga macam perubahan yang terjadi pada perempuan dan laki-laki di masa pubertas.
Jawab : …………………….

4. Berikan contoh ciri pertumbuhan dan perkembangan pada manusia.
Jawab : …………………….

5. Tuliskan cara-cara memelihara kebersihan alat reproduksi pada manusia.
Jawab : …………………….

Demikian penyajian pengetahuan Rangkuman Materi dan Soal IPA 6 SD tentang Cara Perkembangbiakan Makhluk Hidup, yang bersumber dari Buku Bse Ilmu Pengetahuan Alam SD dan MI Kelas VI. Selamat belajar dan semoga sukses!