Blog Seorang Guru SD Untuk Berbagi Secara Online

Soal Matematika Kelas 4 Semester 1 untuk Belajar Mandiri

Soal Matematika Kelas 4 Semester 1 yang akan disajikan kali ini adalah sebagai bahan untuk Belajar Mandiri. Dimana, tujuannya adalah untuk menumbuhkan budaya belajar pada diri siswa dan menganggap bahwa belajar merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi.

Adapun beberapa COntoh Soal Matematika Kelas 4 Semester 1 untuk Belajar Mandiri adalah sebagai berikut.

A. Pilihan Ganda
1. X + 256 = 256 + 325
Supaya sesuai dengan sifat komutatif (pertukaran), maka nilai X adalah …
A. 256             B. 265                         C. 325                         D. 523

2. 13 x (10 + 5) = (13 x …) + (13 x …)
Bilangan yang tepat untuk mengisi titik-titik tersebut adalah …
A. 13 dan 10               C. 10 dan 5
B. 13 dan 5                 D. 13 dan 15

3. Penulisan lambang bilangan yang benar dari Seratus lima puluh enam ribu empat ratus tujuh puluh dua adalah …
A. 156.472                  C. 165.472
B. 156.742                  D. 156.427

4. Urutan bilangan-bilangan berikut yang benar dari yang terkecil adalah …
A. 4.523, 5.243, 3.452, 2.534, 3.245
B. 2.534, 3.245, 3.452, 4.523, 5.243
C. 5.243, 4.523, 3.452, 3.245, 2.534
D. 4.523, 3.245, 2.534, 5.243, 3.452

5. Hasil dari 65 x 45 adalah …
A. 2.295                      C. 2.952
B. 2.925                      D. 2.592

6. Hasil dari 35 x 100 adalah …
A. 350.000                  C. 3.500
B. 35.000                    D. 350

7. Apabila 15 dus Aqua berisi 720 buah, maka setiap dus berisi … buah.
A. 28                           C. 58
B. 36                           D. 48

8. Kelipatan bilangan 3 adalah …
A. 3, 6, 9, 12, …         C. 1, 3, 6, 9, 12, …
B. 0, 3, 6, 9, 12, …     D. 3, 6, 9, 12, …

9. Faktor dari 8 adalah …
A. 2, 3                                     C. 1, 2, 3, 6, 18
B. 2, 3, 6, 9                 D. 1, 2, 3, 6, 9, 18

10. Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dari 5 dan 7 adalah …
A. 35                           C. 5
B. 45                           D. 75

B. Isian
11. Bilangan 56.427 dibaca ...
Jawab : …………………….

12. Harga satu buah kaos adalah Rp54.000,00. Maka harga 5 buah kaos adalah …
Jawab : …………………….

13. Tuliskan 5 bilangan yang merupakan kelipatan 4 …
Jawab : …………………….

14. FPB dari 36 dan 48 adalah …
Jawab : …………………….

15. FPB dari 120 dan 360 adalah …
Jawab : …………………….

16. KPK dari 45 dan 90 adalah …
Jawab : …………………….

17. FPB dan KPK dari 36, 42, 76 adalah …
Jawab : …………………….

18. Nabila mulai belajar pada pukul 08.00 dan selesai pada pukul 14.30. Lama waktu belajar Nabila adalah …
Jawab : …………………….

19. 5 abad + 4 lustrum + 3 tahun = …. Tahun
Jawab : …………………….

20. Firyal memiliki benang sepanjang 15 meter. Jika benang itu dibuang 250 cm, maka sisa benang milik Firyal adalah … cm.
Jawab : …………………….

Demikian penyajian Soal Matematika Kelas 4 Semester 1 untuk Belajar Mandiri. Selamat belajar dan semoga sukses!

Nilai Tempat Suatu Bilangan (Satuan, Puluhan, Ratusan, Ribuan, Puluh Ribuan, dan Ratus Ribuan) – Matematika Kelas 4 SD

Matematika Kelas 4 SD tentang Nilai Tempat Suatu Bilangan (Satuan, Puluhan, Ratusan, Ribuan, Puluh Ribuan, dan Ratus Ribuan) : Nilai tempat pada suatu bilangan merupakan letak suatu angka pada suatu bilangan. Nilai tempat pada suatu bilangan yakni ada yang menempati satuan, puluhan, ribuan, puluh ribuan, ratus ribuan, dan seterusnya.
234.589
Nilai tempat pada bilangan di atas, yakni :
9 menempati nilai Satuan
8 menempati nilai Puluhan
5 menempati nilai Ratusan
4 menempati nilai Ribuan
3 menempati nilai Puluh Ribuan
2 menempati nilai Ratus Ribuan

Apabila bilangan di atas (234.589) ditulis secara panjang, susunannya adalah sebagai berikut:
234.589 = 2 ratus ribuan + 3 puluh ribuan + 4 ribuan + 5 ratusan + 8 puluhan + 9 satuan
            = 200.000 + 30.000 + 4.000 + 500 + 80 + 9

Nah, agar kalian lebih memahaminya, sekarang perhatikan contoh soal yang berikutnya!
Tulislah dalam bentuk panjang bilangan berikut ini!
1. 25.274 = …
Pembahasan :
Dari bilangan 25.274, jika ditulis dalam bentuk panjang yakni :
20.000 + 5.000 + 200 + 70 + 4

2. 489.652 = …
Pembahasan :
400.000 + 80.000 + 9.000 + 600 + 50 + 2

3. Nilai tempat angka 6 pada bilangan 26.725 adalah …
Pembahasan :
Angka 6 pada bilangan 26.725 menempati nilai ribuan yakni nilainya adalah 6.000

Untuk lebih memahaminya tentang nilai tempat ini, silahkan kerjakan beberapa soal di bawah ini dengan benar!
Tuliskan bentuk panjangnya!
1. 46.783         = …........ + …........ + …........ + …........ + …........
2. 985.684       = …........ + …........ + …........ + …........ + …........ + …........
3. 713.529       = …........ + …........ + …........ + …........ + …........ + …........
4. Nilai tempat angka 4 pada bilangan 568.453 adalah …..
5. Nilai tempat angka 7 pada bilangan 972.156 adalah …..
6. Nilai tempat angka 3 pada bilangan 326.190 adalah …..
7. Nilai tempat angka 1 pada bilangan 241.396 adalah …..
8. Nilai tempat angka 5 pada bilangan 712.435 adalah …..
9. Selisih nilai angkat 4 dan 8 pada bilangan 24.893 adalah …
10. Selisih nilai angkat 3 dan 5 pada bilangan 458.397 adalah …

Demikianlah iniformasi yang bisa disampaikan berkaitan dengan Nilai Tempat Suatu Bilangan (Satuan, Puluhan, Ratusan, Ribuan, Puluh Ribuan, dan Ratus Ribuan) – Matematika Kelas 4 SD. Selamat belajar dan semoga sukses!

#15 Soal Matematika Kelas 6 Semester 1 – FPB dan KPK

Penyajian 15 contoh soal Matematika di kelas 6 SD Semester 1 tentang FPB dan KPK ini adalah sebagai bahan untuk belajar secara mandiri dan secara online. FPB merupakan singkatan dari Faktor Persekutuan Terbesar. Sementara KPK singkatan dari Kelipatan Persekutuan Terkecil.
Kerjakan juga! #15 Soal Matematika Kelas 6 Semester 1 - Operasi Hitung Campuran

Sebelumnya, hal yang perlu diperhatikan untuk menjawab soal cerita yang berhubungan dengan FPB dan KPK adalah kata kunci dari soal cerita tersebut.

#15 Soal Matematika Kelas 6 Semester 1 – FPB dan KPK

Kata kunci untuk soal cerita FPB, yakni :
1. Biasanya yang ditanyakan berapa jumlah atau banyaknya

Kata kunci untuk soal cerita KPK, yakni :
1. Ada pengulangan item, misalnya 2 hari sekali, 5 hari sekali, dan 7 hari sekali.
2. Biasanya yang ditanyakan, kapan mereka bertemu lagi, kapan mereka berjumpa lagi, atau kapan bersama-sama lagi.

Adapun beberapa contoh soal tentang FPB dan KPK adalah sebagai berikut.
Kerjakan Soal di bawah ini dengan benar!
1. FPB dari 36 dan 48 adalah …
Jawab : ………………….

2. FPB dari 72 dan 96 adalah …
Jawab : ………………….

3. FPB dari 24 dan 48 adalah …
Jawab : ………………….

4. FPB dari 16, 24, dan 36 adalah …
Jawab : ………………….

5. FPB dari 12, 18, dan 24 adalah …
Jawab : ………………….

6. FPB dari 400, 550, dan 600 adalah …
Jawab : ………………….

7. KPK dari 15 dan 20 adalah …
Jawab : ………………….

8. KPK dari 24 dan 36 adalah …
Jawab : ………………….

9. KPK dari 15, 20, dan 60 adalah …
Jawab : ………………….

10. KPK dari 10, 15, dan 20 adalah …
Jawab : ………………….

11. KPK dari 15, 30, dan 60 adalah …
Jawab : ………………….

12. KPK dari 72 dan 154 adalah …
Jawab : ………………….

13. Sabtu pagi, Bu Upah berbelanja ke pasar. Dia membeli 5 kilogram jeruk. Untuk 1 kilogram jeruk berisi 15 buah. Kemudian, Bu Upah akan memasukkan ke dalam 3 kantong plastik dengan isi yang sama banyak. Banyak jeruk pada setiap kantong adalah … buah
Jawab : ………………….

14. Bang Joni pergi ke pasar setiap 3 hari sekali dan Bang Marno setiap 4 hari sekali. Jika tanggal 5 Mei mereka ke pasar bersamaan. Kapan mereka pergi ke pasar bersama-sama lagi?
Jawab : ………………….

15. Firyal berenang ke Aboh setiap 3 hari sekali, Chaca setiap 4 hari sekali, dan Zahra setiap 5 hari sekali. Pada tanggal 3 April 2017 mereka berenang di Aboh bersama-sama. Mereka akan berenang bersama lagi di Aboh pada tanggal ...
Jawab : ………………….

Selamat mengerjakan dan semoga sukses!

#15 Soal Matematika Kelas 6 Semester 1 - Operasi Hitung Campuran

15 contoh soal pada Mata Pelajaran Matematika Kelas 6 Sekolah Dasar tentang Operasi Hitung Campuran akan disajikan dalam bentuk kalimat matematika biasa atau juga dalam bentuk soal cerita. Penyajian beberapa soal ini adalah sebagai bahan belajar siswa secara mandiri.
#15 Soal Matematika Kelas 6 Semester 1 - Operasi Hitung Campuran

Namun sebelumnya, hal yang perlu diingat dalam mengerjakan soal yang berhubungan dengan operasi hitung campuran adalah memahami terlebih dahulu susunan pengerjaannya. Adapun susunan pengerjaannya adalah sebagai berikut.
1. Kerjakan dulu yang berada dalam tanda kurung (jika ada)
2. Kerjakan kali atau bagi (jika ada kedua-duanya, maka kerjakan dulu yang paling kiri)
3. Kerjakan kali bagi (jika ada kedua-duanya, maka kerjakan dulu yang paling kiri).

Contoh soal :
1. (2 + 4) x 10 : 6 = …
Pembahasan :
Pertama, kerjakan dulu yang berada dalam tanda kurung yakni (2 + 4).
(2 + 4) = 6.
Kemudian, hasilnya dikalikan dengan 10 ( 6 x 10).
6 x 10 = 60.
Selanjutnya, hasilnya dibagi dengan 6 (60 : 6).
60 : 6 = 10.

Untuk susunan matematikanya perhatikan di bawah ini!
(2 + 4) x 10 : 6 = …
= 6 x 10 : 6
= 60 : 6
= 10
Jadi, hasil dari (2 + 4) x 10 : 6 adalah 10.

Nah, sekarang silahkan kerjakan beberapa soal di bawah ini secara mandiri ya! Kalian juga harus ingat susunan pengerjaannya ya!
A. Kerjakan soal di bawah ini dengan benar!
1. Hasil dari 20 : 4 x 6 = …
Jawab : …

2. Hasil dari 15 + 10 x 2 = …
Jawab : …

3. Hasil dari (45 – 30 ) : 3 x 9 = …
Jawab : …

4. Hasil dari 120 – 40 : 20 = …
Jawab : …

5. Hasil dari 16 : 4 + 12 x 3 = …
Jawab : …

6. Hasil dari 13 x 4 – 16 = …
Jawab : …

7. Hasil dari (10 + 12 – 8) x 5 = …
Jawab : …

8. Hasil dari 16 x 8 : 4 = …
Jawab : …

9. Hasil dari 3 + 4 x 2 : 8 = …
Jawab : …

10. Hasil dari 25 : 5 x 5 = …
Jawab : …

11. Hasil dari 125 : 25 x 10 = …
Jawab : …

12. Hasil dari 27 : 9 + 15 – 6 = …
Jawab : …

B. Selesaikan soal cerita di bawah ini dengan benar!
13. Firyal memiliki buku tulis sebanyak 162 buku. Kemudian dia belanja ke toko buku sebanyak 15 ikat buku tulis dengan setiap ikatnya berisi 18 buku tulis. Buku itu oleh Firyal dibagikan kepada 27 anak panti asuhan. Apabila setiap anak akan memperoleh buku tulis dengan sama banyak, maka berapa buku tulis yang akan diterima oleh setiap anak?
Jawab : …………………

14. Di gudang milik Pa Deni ada 275 karung beras. Setiap karung beratnya 50 kg. Beras itu akan dia bagikan terhadap 5 pedagang dengan sama banyak. Berapa kg yang akan diterima oleh setiap pedagang?
Jawab : …………………

15. Ibu Devi memiliki 10 kantong kresek berisi telur. Setiap kantongnya terdapat 15 butir telut. Kemudian, Ibu Devi memberikan 25 butir kepada Firyal. Berpa butir telur yang dimiliki Bu Devi sekarang?
Jawab : …………………

Selamat mengerjakan! Semoga Sukses…

Cara Pembulatan ke Puluhan, Ratusan, dan Ribuan Terdekat

Dalam melakukan pembulatan bilangan ke puluhan, ratusan, dan ribuan terdekat, kita harus memerhatikan hal yang menjadi kata kuncinya. Adapun hal yang meski kamu perhatikan agar dalam menjawab soal yang berhubungan dengan pembulatan bisa benar adalah sebagai berikut.

Cara Pembulatan ke Puluhan, Ratusan, dan Ribuan Terdekat

Pembulatan ke puluhan terdekat
Kata kunci untuk mengerjakan pembulatan ke puluhan terdekat yakni apabila angka satuannya kurang dari 5, maka angka satuannya itu dihilangkan dan diubah menjadi 0.
Contoh :
1. Hasil pembulatan ke puluhan terdekat dari 63 adalah …
Pembahasan :
Pada angka 63, nilai satuannya (3) kurang dari 5, maka angka satuannya berubah menjadi 0. Sehingga, 63 jika dibulatkan pada puluhan terdekat hasilnya adalah 60.

Sementara jika angka satuannya lebih dari atau sama dengan 5, maka angka satuannya diubah menjadi 0 dan angka puluhannya ditambah 1.
Contoh :
1. Hasil pembulatan ke puluhan terdekat dari 68 adalah …
Pembahasan :
Pada angka 68, nilai satuannya (8) lebih dari 5 maka nilai satuan diubah menjadi 0 dan angka puluhannya (6) ditambah 1. 6 + 1 = 7, sehinggan 68 dibulatkan dalam puluhan terdekat menjadi 70.

2. Hasil pembulatan ke puluhan terdekat dari 45 adalah …
Pembahasan :
Pada angka 45, nilai satuannya (5) sama dengan 5 maka satuannya diubah menjadi 0 dan angka puluhannya (4) ditambah 1. 4 + 1 = 5, sehingga 45 dibulatkan dalam puluhan terdekat menjadi 50.

Pembulatan ke ratusan terdekat
Jika pada pembulatan ke puluhan terdekat yang dilihatnya adalah angka satuan, tapi pada pembulatan ke ratusan terdekat yang diperhatikannya adalah angka puluhannya.
Jadi, yang menjadi kata kuncinya adalah angka puluhan. Jika angka puluhannya kurang dari 5, maka puluhan dan satuannya diubah menjadi 0 dan angka ratusannya tetap.
Contoh :
1. Hasil pembulatan ke ratusan terdekat dari 248 adalah …
Pembahasan :
Pada angka 248, angka puluhannya (4) kurang dari 5 sehingga angka ratusannya tetap dan puluhan juga satuannya diubah jadi 0. Jadi, 248 dibulatkan pada ratusan terdekat hasilnya adalah 200.

Sementara jika angka puluhannya lebih dari atau sama dengan 5, maka angka ratusannya ditambah 1 dan puluhan juga satuannya diubah jadi 0.
Contoh :
1. Hasil pembulatan ke ratusan terdekat dari 356 adalah …
Pembahasan :
Pada angka 356, angka puluhannya (5) sama dengan 5 maka angka ratusannya (3) ditambah 1 dan puluhan juga satuannya diubah jadi 0. Jadi, 356 dibulatkan ke ratusan terdekat menjadi 400.

2. Hasil pembulatan ke ratusan terdekat dari 689 adalah …
Pembahasan :
Pada angka 689, angka puluhannya (8) lebih besar dari 5 maka angka ratusannya ditambah 1 dan puluhan juga satuannya diubah jadi 0. Jadi, 689 dibulatkan ke ratusan terdekat menjadi 700.

Pembulatan ke ribuan terdekat
Untuk melakukan pembulatan ke ribuan terdekat, hal yang perlu diperhatikannya adalah angka ratusannya.
Contoh :
1. Hasil pembulatan ke ribuan terdekat dari 2.345 adalah …
Pembahasan :
Pada angka 2.345, angka ratusannya (3) kurang dari 5 sehingga angka ribuannya (2) tetap sementara untuk angka ratusan, puluhan, dan satuannya diubah jadi 0. Dengan begitu, 2.345 dibulatkan pada ribuan terdekat menjadi 2.000.

2. Hasil pembulatan ke ribuan terdekat dari 5.545 adalah …
Pembahasan :
Pada soal nomor 2 ini, angka ratusannya (5) sama dengan 5 sehingga angka ribuannya (5) ditambah 1 sementara untuk angka ratusan, puluhan, dan satuannya diubah jadi 0. Dengan begitu, 5.545 dibulatkan pada ribuan terdekat menjadi 6.000.

3. Hasil pembulatan ke ribuan terdekat dari 4.759 adalah …
Pembahasan :
Pada soal nomor 3, angka ratusannya (7) lebih dari 5 sehingga angka ribuannya (4) ditambah 1 sementara untuk angka ratusan, puluhan, dan satuannya diubah jadi 0. Dengan begitu, 4.759 dibulatkan pada ribuan terdekat menjadi 5.000.

Kesimpulan :
Kata kunci untuk pembulatan ke puluhan terdekat yakni lihat angka satuannya apakah kurang dari 5, sama dengan 5, atau lebih dari 5. Sementara untuk pembulatan ratusan terdekatan perhatikan angka puluhannya, serta untuk pembulatan ke ribuan terdekat perhatikan angka ratusannya.

Itulah pengetahuan tentang Cara Pembulatan ke Puluhan, Ratusan, dan Ribuan Terdekat. Semoga bermanfaat!

Perkalian dan Pembagian Operasi Hitung Bilangan Bulat – Matematika 5 SD

Pada kesempatan sebelumnya, kami pernah menyajikan pengetahuan tentang Penjumlahan dan Pengurangan Bilangan Bulat. Kali ini, kami akan membahas berkenaan dengan Perkalian dan Pembagian Operasi Hitung Bilangan Bulat. Dimana, perkalian dan pembagian seringkali dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Perkalian dan Pembagian Operasi Hitung Bilangan Bulat – Matematika 5 SD


Perkalian
Contoh misalnya, seorang pedagang akan menjual 5 karung beras. Setiap karungnya berisi 20 kilogram. Berapa kilogram seluruh beras yang akan dijual oleh pedagang tersebut?
Nah, untuk menjawab soal di atas maka penyelesaiannya menggunakan perkalian, yakni 5 dikali 20 yang hasilnya adalah 100. Jadi, pedagang itu akan menjual beras sebanyak 100 kilogram.
Perlu diingat, bahwa dalam perkalian bilangan bulat terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, yakni perkalian bilangan bulat positif dengan positif hasilnya adalah positif (+ x + = +), perkalian bilangan bulat positif dengan negatif hasilnya adalah negatif (+ x - = -) atau sebaliknya, dan perkalian bilangan bulat negatif dengan negatif hasilnya adalah positif (- x - = +).
Perkalian positif dengan positif
Contoh soal :
1. Hasil dari 20 x 10 adalah …
Pembahasan :
Keduanya adalah bilangan bulat positif, jadi hasilnya nanti akan positif. 20 x 10 = 200. Jadi, hasil dari 20 x 10 adalah positif 200 atau 200.

2. Hasil dari 9 x 6 adalah …
Pembahasan :
9 kali 6 hasilnya adalah 54. Sehingga, 9 x 6 = positif 54 atau 54.

Perkalian positif dengan negatif (atau sebaliknya)
Contoh soal :
1. Hasil dari 4 x (-5) adalah …
Pembahasan :
Bilangan bulat positif jika dikalikan dengan negatif maka hasilnya adalah negatif. Caranya, kamu kalikan saja angkanya yakni 4 x 5 = 20. Nah, karena salh satunya negatif (-5), maka hasilnya menjadi negatif 20 atau -20. Jadi, hasil dari 4 x (-5) adalah -20.

2. Hasil dari (-8) x 7 adalah …
Pembahasan :
Untuk soal yang kedua ini merupakan kebalikan dari soal yang pertama yakni bilangan bulat negatif dikali dengan positif, maka hasilnya juga sama yaitu negatif. Kamu juga sama tinggal kalikan angkanya yakni 8 x 7 = 56. Karena salah satunya negatif (-8), maka halinya negatif 56 atau -56. Jadi, hasil dari (-8) x 7 = -56.

Perkalian negatif dengan negatif
Contoh soal :
1. Hasil dari (-6) x (-5) adalah …
Pembahasan :
Keduanya adalah bilangan negatif, jadi nanti hasilnya adalah positif. Kamu tinggal kalikan saja angkanya yakni 6 x 5 = 30. Jadi, hasil dari (-6) x (-5) adalah positif 30 atau 30.

2. Hasil dari (-10) x (-7) adalah …
Pembahasan :
Kamu tinggal kalikan 10 x 7 dengan hasilnya adalah 70. Sehingga, Hasil dari (-10) x (-7) adalah positif 70 atau 70.

Nah, agar kamu lebih memahami terhadap materi perkalian bilangan bulat, alangkah baiknya kamu kerjakan beberapa soal di bawah ini sebelum melanjutkan pada materi berikutnya tentang pembagian bilangan bulat.
Kerjakan soal di bawah ini dengan benar!
1. Hasil dari 34 x 45 adalah …
2. Hasil dari 23 x 38 adalah …
3. Hasil dari 25 x (-50) adalah …
4. Hasil dari (-12) x 13 adalah …
5. Hasil dari (-24) x (-6) adalah …

Bagaimana sudahkan kamu menyelesaian 5 soal di atas? Jika sudah, sekarang kita lanjutkan pada materi berikutnya.

Pembagian
Pada dasarnya pembagian merupakan kebalikan dari perkalian, misalnya seperti 3 x 4 = 12, kebalikannya yakni 12 : 4 = 3, atau 12 : 3 = 4. Namun, yang perlu kamu perhatikan pada bilangan bulat adalah tanda yang positif dan negatifnya.
Sebenarnya, aturan yang terdapat pada pembagian juga sama dengan perkalian yakni jika positif bagi positif hasilnya positif, positif bagi negatif hasilnya negatif (dan berlaku sebaliknya), dan negatif bagi negatif hasilnya positif.
Contoh soal :
1. Hasil dari 20 : 4 adalah …
Pembahasan :
Soal nomor 1, keduanya adalah bilangan bulat positif sehingga jika dibagi maka hasilnya adalah positif. Jadi, 20 : 4 = positif 5 atau 5. Jadi, hasil dari 20 : 4 adalah 5.

2. Hasil dari 15 : (-5) adalah …
Pembahasan :
Soal nomor 2, bilangan postif dibagi bilangan negative hasilnya adalah negatif. Sehingga hasil dari 15 : (-5) adalah negatif 3 atau -3.

3. Hasil dari (-45) : 9 adalah …
Pembahasan :
Sama halnya nomor 2, bilangan negatif dibagi bilangan positif hasilnya adalah negative. Sehingga, hasil dari (-45) : 9 adalah negative 5 atau -5.

4. Hasil dari (-21) : (-7) adalah …
Pembahasan :
Sementara untuk soal nomor 4, bilangan negatif dibagi bilangan negatif hasilnya adalah psitif sehingga hasil dari (-21) : (-7) adalah positif 3 atau 3.

Kesimpulan :
Dari pembahasan diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa suatu bilangan bulat dikali atau dibagi. Maka, jika tandanya sama hasilnya positif dan jika tandanya beda hasilnya negatif.

Itulah pengetahuan tentang perkalian dan pembagian bilangan bulat yang bisa disampaikan. Semoga bermanfaat!